Top Social

dan ceritanya

Selasa, 24 Januari 2017

Game1_Hari1_Lita Hapsari

Game Kelas Bunda Sayang

Level 1
TANTANGAN 10 HARI BERKOMUNIKASI PRODUKTIF

Selamaaat anda memasuki game level 1, di kelas bunda sayang ini.

Judulnya mengingatkan saya pada zaman SMP-SMA. Ya, saya ini masa mudanya dahulu tergolong hobi banget main game nintendo dan playstation terutama genre game petualangan (adventure) dan game adu strategi yang bener-bener ngasah otak sekaligus butuh konsentrasi dalam memainkannya. Baru game level 1, masih bisa dilalui karena tantangannya belum banyak. 10 hari tantangan ini diibaratkan saya harus meraih 10 koin emas untuk menyelesaikan misi game level 1 ini dengan tema yang paliiiing dasar, yaitu Komunikasi Produktif. Dengan strategi sederhana pun saya masih bisa banget menyelesaikannya. Yakin? Harus yakin seyakin-yakinnya!

Itu baru intronya, belum ke inti pembahasan forum keluarga saya yang alhamdulillah setiap harinya selalu ada forum sederhana bersama suami tercinta. Karena forum bersama anak belum dapat diceritakan, mengingat usianya baru 24 bulan dan anak saya sedang masa-masanya meniru berbagai hal. Mulai dari meniru perilaku, meniru perkataan, sampai meniru kegiatan rutin saya, yaitu menulis catatan di blocknote.

Hari ini adalah hari ke-1 dimana masih ada 9 hari ke depan yang harus saya lalui tantangan demi tantangannya. Seperti biasa setelah suami sampai di rumah, kami selalu betah duduk berdua di meja makan. Anak kami yang usia 24 bulan sedang masa-masanya tidak bisa diam dan banyak aktivitas yang mengasah motorik kasarnya, yaitu berjalan jinjit kesana-kemari, melompat, berlari walau sesekali terjatuh lalu bangun lagi dan berlari lagi. Batita kami hanya bolak-balik melewati meja makan, sedangkan mami dan papinya makan nasi goreng. Saya langsung mendapat kritik dari suami kalau nasi gorengnya jangan pakai kecap, suami saya gak suka. Ok, artinya saya harus banyak ide membuat aneka masakan nasi goreng tanpa kecap. Semenjak nikah dan hidup mandiri bersama keluarga kecil yang beranggotakan "trio kwek-kwek" (saya, suami, dan 1 anak batita), suami saya ini jadi tidak suka makanan berbumbu kecap.

Hal menarik yang bisa saya tangkap dari kritik suami malam ini adalah beliau mengutarakan ketidaksukaan secara langsung melalui kegiatan rutin komunikasi kami di meja makan, saya masih perlu belajar untuk lebih memahami kesukaan dan ketidaksukaan suami. Ada pula perubahan yang saya lakukan dalam berkomunikasi malam ini, saya sebelumnya kadang gengsi minta maaf terlebih dahulu kepada suami. Dengan langsung meminta maaf pada suami rasanya kami jauh lebih hangat. "Kata ajaib" (salah satunya meminta maaf) ini harus saya ingat dalam adab-adab berkomunikasi produktif bagi rumah tangga. Saya sama sekali tidak tersinggung dengan pernyataan tidak suka dari suami terhadap masakan saya malam ini, saya justru bersyukur karena sudah diingatkan kembali kalau masak nasi goreng jangan pakai kecap.

#hari1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
2 komentar on "Game1_Hari1_Lita Hapsari"
  1. Hihihi..
    Kalo ngomongin soal nasi goreng, paksu juga suka ga pake kecap plus telor ajjjah daaan super pedas, si bungsu sukanya pedas dikit dan harus pake kecap plus bakso, sayuran dan tentara lainnya.

    Jadi, kalau bikin nasi goreng, saya selalu buat dua versi. Pedas non kecap dan setengah pedas berkecap.

    Ada ilmu baru gmana ngolahnya dalam 1 penggorengan. Hehehehe.serru

    Semoga, kita selalu konsisten yaa untuk urusan komunikasi

    BalasHapus
  2. Dapat ilmu barunya setuju banget mbak Ika. Jadi menantang kreativitas masak.

    Aamiin. Semoga komunikasi yang dilakukan setiap hari bersama keluarga adalah komunikasi produktif.

    BalasHapus