Top Social

dan ceritanya

Sabtu, 28 Januari 2017

Game1_Hari4_Lita Hapsari

Pertama kalinya saya dan suami mengajak anak ke Bandara Soekarno Hatta untuk mengantar neneknya (ibu saya) pergi ibadah umroh bersama rombongan jama'ah dari Kota Tangerang Selatan. Anak saya senang melihat pesawat dan pertama kalinya juga ia melihat pesawat dari jarak dekat. Alhamdulillah kesampaian juga membawa anak ke bandara walau tujuannya hanya untuk mengantar ibu saya ke bandara untuk perjalanan pergi ibadah umroh ke tanah suci Mekkah.

Lalu kami bertiga keluar dari terminal D menuju pemberhentian bus Damri untuk pulang ke Bogor. Menunggu bus Damri tujuan Bogor dari terminal F bandara Soekarno Hatta sungguh lama sekali. Sudah ada 3 bus Damri Bogor lewat, akan tetapi sudah penuh dengan penumpang dari terminal sebelumnya.

Jujur saya agak kerepotan membawa anak berusia 2 tahun yang tidak bisa diam. Berjalan kesana-kemari, terjatuh, berdiri lalu berjalan lagi, dan berujung dengan menangis karena terlalu lama menunggu bus datang. Sampai akhirnya datang juga bus Damri executive tujuan Bogor yang agak kosong. Setelah kami mendapat tempat duduk, anak saya melakukan aksi "kinestetik" di dalam bus Damri. Saya sebagai maminya tidak bosan berkata, "kalau sedang dalam kendaraan harus duduk, tidak berdiri". Anak saya tidak menghiraukan pembicaraan saya, ia masih saja melanjutkan aksi kinestetiknya dan berujung dengan menangis (lagi) karena keinginannya untuk banyak bergerak tidak terwujud. Saya dan suami sudah kehabisan kata-kata. Jadi sengaja kami diamkan saja dan akhirnya anak saya bisa tenang dengan sendirinya. Ada kalanya anak tidak butuh diajak bicara. Mungkin yang salah adalah waktunya tidak pas dengan kondisi psikis anak saya yang mungkin juga stress dan kelelahan sudah adaptasi sekaligus eksplorasi tempat baru bernama Bandara.

Wefie ala kami di Bandara Soekarno Hatta


#hari4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip




Be First to Post Comment !
Posting Komentar