Top Social

dan ceritanya

Selasa, 05 Desember 2017

Mengurangi Barang dengan Media Jual-Beli Online Prelo dan Carousell

Bersyukur sekali di zaman serba canggih ini banyak media-media yang bisa memenuhi kebutuhan kaum milenial.

Sejak pindah ke Jakarta, saya butuh sekali untuk mengurangi barang-barang di rumah. Efek dari melihat tumpukan barang itu membuat saya stress alias pusing sendiri. Nah, berhubung nggak suka menimbun barang, akhirnya saya menemukan media yang sangat sesuai dengan keinginan yang akhir-akhir ini menjadi kebutuhan primer dalam mengelola peralatan tidak terpakai.

Sudah TERJUAL di Carousell @litahap

Sudah TERJUAL di Prelo @litahap

Sudah TERJUAL di Prelo @litahap


Stroller iSport, gendongan premium Ergobaby 360 four position, lampu tidur Fisher Price, semua sudah terjual dengan sangat mudah dan cepat di akun penjualan barang bekas.

Berhubung saya nggak doyan belanja, tipikal ibu-ibu yang selektif sekali dalam memilih peralatan apa pun, jadi nggak sampai "banjir" jual-jualin barang bekas. Saya juga tidak suka koleksi benda tertentu.

Kelihatan kan ya di akun jual-beli barang preloved saya sangat sedikit sekali kuantitas barangnya.

Bisa temui barang preloved saya di mana aja sih?

Saya pakai akun Prelo dan Carousell dengan nama @litahap. Kebetulan peralatan ibu dan bayi yang saya jual sudah laku terjual semua. Masih ada beberapa buku yang niatnya dijual juga. Kebanyakan buku parenting yang saya jual di akun jual-beli barang preloved sudah selesai dibaca. Kalau barang-barang di rumah masih bernilai, kenapa nggak dimanfaatkan untuk dijual?

Selain keuntungan utamanya bisa mengurangi tumpukan barang di rumah, sisanya ya lumayan bisa buat nambah-nambah beli fasilitas kebutuhan bermain dan belajar anak.

Be First to Post Comment !
Posting Komentar