Top Social

dan ceritanya

Minggu, 08 April 2018

#TUMLuncheon: Mitos Seputar ASI dan Menyusui

ASI adalah makanan terbaik pertama dan utama bagi bayi. Tentu semua ibu mengharapkan menyusui dengan nyaman dan tentu saja, menyusui tanpa drama.

Bagi saya pribadi yang sudah melalui masa menyusui hingga balita mampu menyapih dirinya sendiri, rasanya belajar tentang menyusui ini seakan tidak pernah membuat saya bosan. Saat hamil pertama kalinya, saya dan suami menyempatkan untuk mengikuti Kelas EdukASI Menyusui. Materinya pun masih tersimpan rapi dalam folder di notebook pc hingga kini.

Saya jadi memiliki kesimpulan bahwa belajar menyusui harus dimulai sejak mengetahui diri sendiri hamil. Hasilnya setelah melahirkan tentu saja tidak semudah materi yang telah didapat. Saya masih harus berhadapan dengan mitos-mitos masa lalu yang bisa membuat menyusui pertama kalinya menjadi penuh drama. Karena pada masa itu saya belum pernah mengikuti kelas tatap muka mengenai mitos atau fakta menyusui.

Bertempat di Philips Consumer Experience Center, saya hadir bersama Urban Mama lainnya yang sangat antusias belajar (lagi) mengenai breastfeeding. Bersyukur dan beruntung sekali The Urban Mama mengadakan #TUMLuncheon yang mengangkat topik pembahasan, #TUMBreastfeedingMama: Let’s Talk About Breastfeeding bersama narasumber, dr. Sarah Audia (dokter, konselor laktasi) yang membahas mitos atau fakta seputar ASI dan menyusui. Hadir juga breastfeeding mama, Finna Yudharisman yang tentu saja membagikan pengalamannya mengenai Pregnancy and Breastfeeding Journey.


Dokter Sarah dan Breastfeeding Mama, Finna Yudharisman, bersama si kecil Findy


Mitos ASI dan Menyusui

Menurut dr. Sarah Audia, terdapat beberapa mitos tentang ASI dan Menyusui yang sering Urban Mama dengar beserta penjelasannya:

📝Mitos: “Bocor Kolostrum” di trimester ke-3 kehamilan menjamin kelancaran produksi ASI di 3 hari pertama pasca bersalin.
✔Penjelasan: Kelancaran ASI Awal di 3 hari pertama dipengaruhi IMD, Rawat Gabung, Bayi menyusu dengan latch on yang benar. Tidak berpengaruh dengan ”bocor kolostrum”.

📝Mitos: perlu pemijatan payudara secara rutin pada trimester 3 agar ASI lancar
✔Penjelasan: pemijatan payudara pada kehamilan sudah dihindari karena bisa memicu kontraksi dini. Tidak perlu perawatan khusus payudara pada ibu hamil. Cukup bersihkan puting dengan kasa dan air hangat (jika ada kotoran di puting)

📝Mitos: ASI “belum keluar” di 3 hari pertama kelahiran itu wajar
Penjelasan:
1.    ASI sudah keluar walaupun jumlahnya masih sedikit sesuai kebutuhan bayi
2.    Tanamkan positive mind “ASI Cukup, ASI Keluar”
3.    Pentingnya IMD, rawat gabung, bimbing bayi menyusu dengan latch on yang baik
4.    Khusus bayi sehat cukup bulan dan tidak ada indikasi medis untuk diberikan susu formula

📝Mitos: ASI bening (kolostrum) tidak baik, sebaiknya dibuang saja di awal
✔Penjelasan: Kolostrum adalah cairan hidup yang mengandung banyak manfaat. Fungsinya:
1.    Sebagai antibodi pertama
2.    Mengandung zat pencahar
3.    Mengandung sel-sel hidup pertahanan tubuh
4.    Menurunkan risiko breastfeeding jaundice
5.    Kaya nutrisi yang dibutuhkan bayi diawal kehidupan

📝Mitos: Wajar puting nyeri saat menyusui
✔Penjelasan: Puting tidak akan nyeri jika bayi menyusu dengan latch on yang benar.

📝Mitos: Ibu dengan payudara kecil berarti menghasilkan ASI yang sedikit
✔Penjelasan: Banyak tidaknya ASI tidak dipengaruhi ukuran payudara, akan tetapi tergantung seberapa sering bayi menyusu

📝Mitos: Puting kecil, terbenam, besar, akan menyulitkan bayi menyusu dengan benar
✔Penjelasan: Menyusu di areola bukan di puting. Apapun bentuk putingnya tetap bisa menyusu

📝Mitos: Sebelum menyusui, ibu perlu mencuci putingnya agar bersih
✔Penjelasan: Cukup oleskan ASI sebelum dan sesudah menyusui

📝Mitos: Ibu makan pedas, anak diare
✔Penjelasan: Diare pada bayi disebabkan paling banyak karena infeksi (virus/bakteri/parasit), perubahan pola BAB karena intoleran protein asing pada makanan ibu.

📝Mitos: Produksi ASI ditentukan oleh seberapa banyak hasil perahan ASI
✔Penjelasan: Ingat proses demand dan supply. ASI dihasilkan sesuai dengan permintaan bayi.

📝Mitos: Bayi menyusu harus langsung di 2 payudara karena yang sebelah kanan itu makanan, sebelah kiri minumannya supaya bayi kenyang
✔Penjelasan: Bayi yang paling tahu kapan dia lapar dan kapan dia kenyang, kita ikuti saja kemauan bayi

📝Mitos: Bayi harus menyusu 2 jam sekali
✔Penjelasan: Bayi menyusu tidak dijadwal, ada kalanya dia sedang mengalami periode growth spurt sehingga menyusu lebih sering, bisa setengah jam atau sejam sekali, ikuti saja kemauan bayi. Bayi tidak mengenal waktu!

📝Mitos: ASI encer tidak baik, ASI kental baru baik
✔Penjelasan: pahami mengenai foremilk dan hindmilk!

📝Mitos: Bayi 0-6 bulan butuh air putih ketika cuaca panas
✔Penjelasan: ASI hampir 90% terdiri dari air

📝Mitos: Ibu yang terkena penyakit infeksi harus berhenti sementara menyusui, takut bayi tertular
✔Penjelasan: ASI mengandung sel-sel pertahanan tubuh, antibodi yang dibutuhkan bayi untuk meningkatkan imunitasnya.

📝Mitos: Bayi yang diare membutuhkan air atau susu formula khusus, ASI sebaiknya dihentikan dulu
✔Penjelasan: ASI justru sangat dibutuhkan bayi ketika diare, dapat digunakan sebagai terapi pengganti cairan untuk mencegah dehidrasi berkelanjutan.

📝Mitos: Jika bayi sudah diatas 6 bulan perlu ditambahkan susu formula untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya
✔Penjelasan: Start 6 bulan MPASI menu 4 bintang menurut WHO, ASI dilanjutkan sampai 2 tahun atau lebih

📝Mitos: Bayi yang terus rewel bisa jadi ASI kurang sehingga perlu ditambahkan susu formula
✔Penjelasan: Cari penyebab bayi menangis

📝Mitos: Tiba-tiba bayi saya minta nyusu terus seperti tidak kenyang-kenyang
✔Penjelasan: Pahami mengenai growth spurt

📝Mitos: Jika ibu mengkonsumsi obat-obat apapun harus menghentikan menyusui
✔Penjelasan: Ada pilihan obat aman untuk menyusui. Perhatikan benefit and risk, konsultasi ke dokter. Tidak disarankan konsumsi jamu.

📝Mitos: Ibu menyusui perlu pantang banyak makanan agar bayi tidak alergi
✔Penjelasan: Makan dengan gizi seimbang. Jika bayi menunjukkan tanda alergi segera konsul ke dokter spesialis anak

📝Mitos: Menyusui membuat BB saya susah turun
✔Penjelasan: Justru cepat menurunkan. Walaupun kebutuhan kalorinya besar, tapi menyusui dapat menyebabkan kehilangan kalori 350-500 kalori (pengaruh hormonal menyusui). Makanan gizi seimbang.

📝Mitos: Keberhasilan menyusui hanya tergantung dari perjuangan ibu
✔Penjelasan: Dukungan besar dan kuat dari ayah, keluarga, teman, dan tempat kerja, dapat meningkatkan keberhasilan menyusui.

Nah, ternyata banyak sekali ya mitos ASI dan menyusui. Kunci menyusui sukses menurut dokter Sarah, yaitu;
1. IMD
2.  Rawat Gabung
3. Bimbing bayi menyusu dengan latch on(perlekatan) yang baik
4.   Tanamkan positive mind “ASI Cukup, ASI Keluar”


Happy Breastfeeding ala Mama Finna

Saya juga pada akhirnya bisa mendengar penuturan langsung dari Breastfeeding Mama, Finna Yudharisman (Bloggerworking mom from homewomenpreneur) tentang tips dan trik supaya ASI lancar dan supply ASI cukup dengan nutrisi yang baik, istirahat yang cukup, and feels always be happy. Menurut Mama Finna, “Yakin deh jika kita bisa me-manage hati kita agar selalu positive thinking dan happy pasti ASI kita akan deras mengucur. Dan jangan lupa untuk tetap konsisten pumping. Meski bekerja dari rumah, bukan berarti kita tidak pumping ya”. Berdasarkan pengalaman juga, saya setuju banget sama pendapat Mama Finna.


Avent Sahabat Bunda

Ibu Santi Panjaitan sedang menuturkan kualitas Produk Philips Avent

Ibu Santi Panjaitan (Marketing Manager Philips Avent Indonesia) menuturkan bahwa seorang ibu tentunya akan memberikan yang terbaik untuk buah hati, termasuk memberikan ASI eksklusif. Memberikan ASI adalah suatu hal yang sangat spesial, tak ternilai harganya sehingga Philips Avent melalui #AventSahabatBunda selalu mendukung pemberian ASI eksklusif bagi ibu yang kembali bekerja atau melakukan aktivitas lainnya pada masa menyusui. Peralatan menyusui seperti Philips Avent  breastpump baik yang berjenis manual maupun elektrik membantu para ibu menyusui memberikan ASI yang merupakan nutrisi terbaik untuk bayi. Dengan desain ergonomis dan kenyamanan yang diberikan Philips Avent breastpump, ibu tidak perlu lagi mencondongkan tubuh ke depan (membungkuk) saat memompa ASI, biasanya posisi ini dilakukan untuk memastikan seluruh ASI masuk ke dalam botol. Dengan menggunakan Philips Avent breastpump, ibu dapat melakukan pumping dengan posisi tubuh tegak. Bagi saya, pumping posisi tegak ini penting banget untuk menjaga postur tubuh.

Selain pompa ASI, Philips Avent juga memiliki botol susu Natural dan Classic+ yang bentuknya ergonomis, memiliki katup anti-kolik, dot aliran lambat dan ekstra lembut, desain spiral yang lentur dipadukan dengan kelopak yang nyaman sehingga bayi tidak akan bingung puting, juga mudah dalam proses pembersihan. Untuk menjaganya tetap higienis, ibu dapat menggunakan Philips Avent sterilizer yang dapat membunuh 99.9% kuman berbahaya, mensterilkan dalam waktu singkat yaitu 10 menit, pastinya cukup untuk 5 Botol ASI Philips Avent. Philips Avent bottle warmer pun berguna jika Urban Mama hendak mencairkan ASIP dalam Botol ASI Philips Avent. Praktis dan ergonomis tentunya.

Bagi ibu yang memiliki bayi 6 bulan, tidak perlu khawatir persediaan MPASI dan nutrisi terbaik untuk si kecil berkurang. Sebab Philips Avent memiliki produk pengolah MPASI populer bernama Combine Steamer Blender dan 4-in-1 Healthy Baby Food Maker yang memiliki fungsi kukus, blender, defrost, dan reheat. Mama dapat mengukus dan memblender dalam satu tabung. Dalam acara #TUMBreastfeedingMama, ada demo kreasi MPASI menggunakan kedua alat pengolah MPASI andalan dari Philips Avent. Melihat langsung cara mengolah nasi, brokoli, dan daging yang aroma makanannya harum lezat dan menggugah selera makan si kecil. So pasti, acara makan menjadi menyenangkan. Mama happy, si kecil happy.

Demo kreasi MPASI menggunakan alat Combine Steamer Blender


Terima kasih The Urban Mama dan Philips Avent, telah mengadakan acara #TUMBreastfeedingMama yang sarat ilmu dan sangat bermanfaat bagi Urban Mama yang hadir. Terima kasih juga untuk hadiahnya, sangat berguna untuk si kecil minum susu.

Saya dan Finna Yudharisman


Hadiah dari The Urban Mama dan Philips Avent




Be First to Post Comment !
Posting Komentar